Tuesday, 6 September 2011

Anda marah???

Kemarahan adalah kanser paling dahsyat yang dihidapi oleh seseorang tanpa dia sedari.


Seperti yang tertulis dalam alkitab;
"Apabila kamu marah, janganlah kamu berbuat dosa, janganlah matahari terbenam, sebelum padam marahmu."
Efesus 4:26
Saya sangat tertegur secara peribadi oleh ayat ini.  
Memang tidak boleh dielakkan kadang-kadang perasaan marah ini darpiada terjadi. Jadi, apa yang saya lakukan, saya cuba untuk berkomitmen.
Perghhh..bukan senang...sebab kadang-kadang jiwa saya pun memberontak sendiri. Sampai kan jiwa dan roh saya bertengkar yang benar-benar membuatkan saya depresi!!

Tapi apa yang saya rasa, ketika marah keadaan akan menjadi lebih parah.  kadang- kadang timbul penyesalan, kesakitan, kerugian, malu dan macam-macam perkara yang negatif setelah amarah, apatah lagi kalau ia berlanjutan.

Saya sedar, kemarahan ini adalah salah satu jalan si iblis untuk memancing jiwa kita untuk melakukan pekerjaannya...yalah, kalau kita sedar, di saat marah mendatang, apa yang kita fikirkan adalah kepuasan untuk diri, segalanya untuk menangkan diri. Naaa..kan ini mahunya si iblis.
Kadang-kadang kita tidak sedar apa yang kita lakukan, apa itu orang yang kitra sayangi, ataupun yang sepatutnya kita hormati sperti ibu bapa, pendidik...malah Tuhan Yesus sendiri.

Kemarahan dapat datang tiba-tiba; ketika kita dicurangi, dituduh bersalah, atau saat melihat ketidakadilan. Pemazmur mngetahui apa yang dialami oleh setiap manusia di dunia ini sehingga ia menuliska mengenai bagaimana cara meredakannya.  Pemazmur memberikan nasihat agar bagi orang yang marah hendaklah memberhentikan amarahnya ( Mazmur 37:8), dan menyerahkan segala masalahnya kepada Tuhan. Biar Tuhan yang bertindak dan bekerja di saat kita rasa keadaan tidak berpihak kepada kita seperti apa yang kita sedang alami.Ingatlah, kemarahan tidak berguna. Jika disimpan, ia bagaikan sampah yang mengotorkan hati.

Adakah kita sedar, kita sedang marah atau sringkali marah???
Ya lah...macam sensitif temperature...sikit-sikt meletup..
Memang...saya sendiri akui, marah ni datang...tak boleh dicegah, tapi ia boleh diredakan!!
Ceritakanlah pergumulan emosi anda kepada Tuhan, nantikan Dia bertindak dengan sabar.
Ingat kepada firman Tuhan, padamkan amarah anda sebelum matahari terbenam. Jangan biarkan kemarahan mengotorkan hati, mematahkan semangat dan mengganggu waktu tidur anda..

Kemarahan adalah penyakit yang boleh dicegah sebelum ia merebak ke seluruh anggota tubuh rohani kita.
Mari kita sama-sama berkomitment untuk SABAR meniti hari-hari bersama Kristus.


Hidup pasti diberkati dan seterusnya memberkati!!

Haleluyah~~

Saturday, 27 August 2011

Saat Janji Tuhan Tertunda

 Shalom kawan2
Apa khabar anda hari ini??
Ada dahsyat bersama Kristus?? Amen...sentiasa dahsyat bersama Dia..

Entry kali ni saya ingin mengongsikan tentang janji Tuhan.
Saya sangat tertegur lewat satu pembacaan kesaksian yang sekian lama telah saya simpan.
Itulah...di situ sudah terpancar kekuatan dan cara Tuhan berbicara kepada anakNya yang berbicara kepanaNya..kerana..saya percaya..perhubungan kita bersama Tuhan lewat doa itu adalah dua hala...bukan hanya kata2 kosong semata-mata..malah Dia tahu cara untuk berbicara kepada kita.

Selama beberapa hari kebelakangan ini, saya tak dapat mengelakkan diri dari berfikir dan merisaukan tentang masa depan saya...kerana, di saat saya rasa saya sudah mendekatinya, tidak seberapa lama ia hilang lagi.
Mau saya tidak fikir...terfikir juga...kerana masa depan saya, tanggungjawab saya.
Saya pelajar jurusan kejuruteraan di UTM, sepatutnya saya sudah menamatkan Degree pada April 2011, tapi...saya terpaksa extend, sebab saya masih punya banyak jam kredit yang belum diselesaikan.  Salah satunya adalah Final Year Project (FYP).
Hujung semester lepas, saya sangat gembira sebab proposal FYP saya telah diterima, bermaksud coming semester saya sudah boleh memulakan FYP I saya..Saya sangat bersyukur!!!
Baru2 ini, iman saya benar2 teruji...jiwa saya gundah untuk beberapa ketika, sebab salah satu daripada prerequisite subject utk FYP saya gagal, so kena ulang!! Walaowei....secara automatik saya tak layak untuk buat FYP for coming semester..then..graduation is confirm not on September 2012 as what i've planned.....
Berusaha saya menenangkan diri, supaya saya dapat menjelaskan khabar ini kepada parents saya...Ya..saya kuat untuk itu...sememangnya, saya boleh menipu dunia dengan tenangnya riak wajah saya, tapi jauh di sudut hati.....bingung yang teramat...rasa malu pun menebal. Sebab, "saya sudah berubah...sebab itu saya boleh mengecapi kejayaan...saya tidak malas lagi"."Tapi,kenapa ini harus berlaku lagi???"...Malu la..kawan2 suma dah kerja...master..PhD...saya????? Oh Tuhan....
saya masih lagi....di tahap paling rendah (T_T)
Kisah yang menegur saya ni adalah....kisah Abraham dan Sara
Mengalami penundaan adalah suatu hal yang pasti membosankan, jenuh dan juga kecewa.  Dalam hidup ni, banyak jenis penundaan yang terjadi tiba-tiba atau mengejutkan; delay kapal terbang, postpone kahwin, lambat bayar gaji...tidak terkecuali hal saya...memang di luar jangkaan..
Apakah perasaan kita di saat perkara sebegini terjadi??? Pasti jengkel kan...kecewa, bosan...sebab..penundaan menuntut kita untuk menunggu lebih lama. Kalau ditunda 10 minit, mungkin masih boleh diberi toleransi, ditunda 1 jam, dah start dah ni risau, ditunda sehari..seminggu...sebulan...seterusnya..menjadi mimpi buruk! Tidak kurang yang menjadi gila...
Cuba bayangkan, bila penundaan itu berlangsung selama 39 tahun...apa yang anda rasakan??

Itulah yang dialami Abraham.  Suatu ketika Tuhan berjanji kepadanya, "Cuba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya. Maka firmanNya kepadanya; 'Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu'" ( Kejadian 15:5 ).  Namun, Sara tetap tidak memiliki anak selama bertahun-tahun, bahkan saat usia keduanya sudah sangat tua, belum juga ada tanda.
Secara manusia, kita pasti akan kecewa, kepahitan dan menyerah dengan keadaan. Kita akan berhenti berharap kepada Tuhan, dan mula menggunakan logik, lalu memcari pertolongan manusia, tidak kurang tuhan lain. Padahal, "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh daripada Tuhan!" ( Yeremia 17:5 )
Tetapi selama 39 tahun Sara dan Abraham menantikan penggenapan janji Tuhan, akhirnya "Tuhan memperhatikan Sara, seperti yang difirmankanNya. Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya." (Kejadian 21:1-2 ).

Tidak ada kata terlambat bagi Tuhan! Dia membuat segala sesuatu indah pada waktuNya.
Begitu juga janjiNya untuk saya...dengan janji Tuhan " Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan" (Yeremia 29:11).


Apa yang dianggap mustahil oleh manusia, kuasa Tuhan memungkinkan hal itu terjadi! Halleluya!

sabar serta setia menunggu
setia dalam doa dan tetap percaya
tekun berusaha dan bersukacita!

Saya pasti, ini adalah kesaksian terindah di dalam hidup saya bagi yang di luar sana!
Sama-sama kita diberkati!!

Sharing is Caring

~BagiMu Tuhan Segala Pujian~

Countdown to Natal

Daisypath - Personal pictureDaisypath Christmas tickers
 
Free Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design